Jodoh dan Anak itu adalah Rejeki


Jangan pernah langsung bertanya kepada sahabat atau teman yang sudah nikah beberapa lama namun belum dikaruniakan anak. Nanti dia bersedih, kita tidak tau berapa lama dia bersabar dan mungkin sedikit bersedih, tiba – tiba ada sahabatnya yang tanya “sudah punya anak berapa?” pikir-pikir dulu kalau mau bertanya seperti itu.

 

Sama seperti sahabat, yang sudah mapan, matang namun belum menikah. Tiba – tiba kamu yang memang sahabat akrab kemudia ada celetukan “kok belum nikah? bujang lapuk lho” itu sebuah perkataan sia-sia.

Jodoh dan Anak itu sebuah rejeki, akan datang seiring doa dan usaha kita. Jika belum datang maka tugas kita terus berusaha mendapatkan dan terus bersabar. Bagi yang sudah dapat rejeki, tak perlu menghina…do’kan, beri jalan dan segala bentuk usaha. Itu lebih baik dari pertanyaan diatas tadi.

Iklan

Akhirnya Bisa Ikut Ujian Skripsi


Akhirnya setelah ujian panjang dan penuh drama, pada hari dimana kutulis ini (Jum’at, 9 September 2017) bisa mendaftarkan diri mengikuti ujian/ sidang skripsi. Tinggal menunggu untuk dihubungi dari pihak kampus kapan harus ujian. Seharian saya harus di kampus, berangkat dari rumah jam 08.00 pagi. Terpaksa harus ijin bekerja, menyelesaikan adminstrasi di kampus.

Lanjutkan membaca “Akhirnya Bisa Ikut Ujian Skripsi”

Dilema Anak Desain Grafis dan Tipe Visual


Sebutan untuk orang yang suka desain grafis (atau desainer grafis) adalah anak grafis. Dia suka membuat desain grafis baik itu untuk gratis maupun berbayar. Sedangkan anak visual adalah sebutan saya untuk anak yang mempunyai tipe belajar dominan visual. Nah, disini saya adalah keduanya, sebagai desainer grafis dan anak visual.

Anak desain, kadang suka resah dan baper jika lihat papan reklame, papan promosi, pamflet bahkan penggunaan font yang tidak sesuai. Dijamin ressah, pengen komen, edit dan mencela apa yang dilihat (wkwkwk…) :mrgreen:

Begitu juga sebagai anak visual, suka memperhatikan sekitar, tampilan bangunan, benda, kemasan, dll. Bahkan secara tidak masuk akal suka membeli barang yang desainnya bagus, meski barangnya biasa bahkan cenderung jelek. Anak visual juga resah terhadap warna. Itulah dilema.

Sebagai anak visual juga sering memperhatikan tampilan fisik. Tampilan fisik diri sendiri maupun tampilan fisik orang lain. Nah, yang saya amati adalah perempuan dengan jilbab. Bukan berarti saya tidak jaga pandangan lho…ketika saya diharuskan berkomunikasi atau tidak sengaja melihat perempuan berjilbab, terkadang saya perhatikan, dengan bedak yang sangat tebal dimuka kemudian kulit ditangan berbeda itu membuat risih. Anak visual juga resah kalau ada papan reklame yang tidak enak dipandang.

Apakah anda sama dengan saya? :mrgreen:

Inilah 3 Alasan Kenapa Kamu Harus Ikut Festival Jurnalistik Pelajar. Alasan ketiga bikin kamu penasaran!


20429670_1447478815317833_3827957747849480213_nMemiliki wawasan dan keterampilan jurnalistik sangat menyenangkan, kita dapat mengetahui karakter orang, mempunyai wawasan dan gagasan yang baru. Berikut alasan kenapa kamu harus menambah wawasan jurnalistikmu di acara ini:
Lanjutkan membaca “Inilah 3 Alasan Kenapa Kamu Harus Ikut Festival Jurnalistik Pelajar. Alasan ketiga bikin kamu penasaran!”

Bicara Tentang Si Introvert


Tidak menyangka dan baru sadar, dalam beberapa tahun terakhir ini tentang sifat “introvert”. Ternyata selama ini aku yang malas untuk berbincang dengan orang dan tidak suka keramaian adalah beberapa ciri dari si introvert. Ada juga disebutkan bahwa si introvert suka menulis daripada berbicara dengan orang lain. Berikut ini artikel yang saya copy paste dari sebuah blog tentang ciri introvert

Lanjutkan membaca “Bicara Tentang Si Introvert”

Pesona Air Terjun Dung Aron Jenawi



Air terjun Dung Aron terletak di kecamatan jenawi, karanganyar, jawa tengah. Wisata air terjun ini terhitung masih baru, yang saya perhatikan saat berkunjung disana pada liburan pasca Hari Raya Idul Fitri 1438 H tergolong masih baru. Wisata ini menurut pengamatan saya masih dikelola oleh penduduk lokal, atau POKDARWIS (Kelompok Sadar Wisata) desa setempat. Jalan masuk ke lokasi wisata dari jalan utama cukup dekat dan sudah ada jalan semen. Jalan juga cukup lebar saat masuk dari jalan utama, namun beberapa meter menuju lokasi wisata sepertinya mobil tidak bisa masuk, hanya roda dua saja yang bisa masuk.

Tidak seperti Gerojogan Sewu yang berada di Tawangmangu, gerojogan ini lebih pendek. Namun pemandangan khas saat menuju gerojogan (air terjun) Dung Aron disuguhkan pemandangan khas pedesaan, sawah dan bukit yang berada disekeliling air terjun, hal ini yang membuat berbeda dari air terjun lainnya.

Tidak rugi berkunjung ke wisata air terjun Dung Aron, anda dapat menikmati air terjun dengan hiasan bukit dan sawah disekelilingnya. (jl)