Kelas Ramain, Boleh Dong?


Mengelola kelas yang “ramai” itu menantang dan menyenangkan. Ketika dihadapkan dua kelas, satu kelas dengan tipe yang lebih tenang, satunya lagi kelas yang dominan ramai, saya memilih yang kelas ramai? Ada 2 kemungkinan kelas tersebut ramai, satu karena gurunya kurang asyik atau materinya nggak asyik. Itu pendapat saya.

Kelas yang ramai boleh saja, asal ramai dalam menanggapi apa yang disampaikan guru. Tugas guru adalah mengatur “ritme” keramaian tersebut. Guru sebagai leader berkuasa penuh atas kelas yang ramai tersebut, tidak di dikte oleh kelas. Pada titik bosan mereka, kita harus punya trik, misal memutar video atau melontarkan joke ke kelas.

Ciao…..

2 pemikiran pada “Kelas Ramain, Boleh Dong?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s